Langsung ke konten utama

Kader Seperti Apa Aku ?

Oleh : Vivi Chairani Harahap

Kalimat pembuka pada tulian ini dilansir dari Yakusa Blog.Dimana sepatah dua patah kata,kemudian dipatahkan dalamtulisan iniyang merupakan sebuah ungkapan perasaan yang bercampur aduk dari logika, rasa dan asaTulisan ini bolehdisebut jenis tulisan apapuntapi mungkin tidak tulisan ilmiahseperti di kampus kampus mmbosankan.

Tulisan ini mengenai kader HmI. Bicara mengenai kader HmIsangatlah menarik. Kayak manaKarna ya kayak gitu kalauenggak kayak gitu ya kayak giniSeseorang bertanya kadermacam apa akuJawab ku bukan siapa – siapa hanya manusiabiasa.

Tapi lucu pula dihati mendengarnyakarena telintas pula dipikiranku Kader HmI macam apanya kau ? belajar sejarahperjuangan HmItapi mengapa per uang an yang kau cari

Kader HmI macam apanya kau ? belajar konstitusi HmItapimengapa semaumu dan kroni-kronimu ? bergerak atas perintahtuhan-tuhanbukan atas kebenaranKau lebih patuh pada senior atau alumni ta’ala dari pada Allah Ta’ala.

Kader HmI macam apanya kau ? belajar mission (tujuanHmIkok yang dijalankan tujuan hawa nafsu ? saling nyikut-menyikutdan “bunuh”. Tujuan HmI yang insan akademis kau gantimenjadi insan artisinsan pencipta kau ganti dengan insanpencuriinsan Pengabdi kau ganti dengan insan pengolah, yang bernafaskan Islam kau ganti dengan bernafaskan Isi Lambung, yang betanggung jawab atas twujudnya masyarakat adil makmurkau ganti dengan betanggung jawab ata terwujudnya pejabatdzalim lagi makmur

Kader HmI macam apanya kau ? belajar nilainilai DasarPejuangan HmItapi kok menerapkan nilai nilai Daar Pe uangan. Bab I kau ganti dengan dasar-dasar pengkhianatan, Bab II kau ganti dengan dasar-dasar Kemunafikan, Bab III kau gantidengan Hawa nafsu dan ego, Bab IV kau ganti dengan pejabatyang maha esa dan keserakahan, Bab V kau ganti dengan akudengan Kroni kronimu, Bab VI kau ganti dengan kedzalimanEkonomi, Bab VII kau ganti dengan kebodohan dan ilmumerampokdan penuup/kesimpulan NDP HmI kau ganti denganHawa Nafu, ego dan Uang.

 

Wah……… Kader HmI macam apanya Kau ? HmI berasaskanIslam kau ganti dengan basaskan keuntungan. Usaha-usahakotormu. Sifat HmI kau Ganti dengan Dependensi. Status HmIkau ganti dengan Mafia. Fungsi HmI kau ganti dengan oganisasiMassa. Peran HmI kau ganti dengan Pe Uang an.

Kader HmI macam apanya Kau ? Yakin Usaha Sampai kau gantidengan YAKin Usaha Senior Alumni.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Teropong Kader HMI: Mengurai Benang Kusut Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Teropong Kader HMI: Mengurai Benang Kusut Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Oleh : Ajeng Febrian Surbakti      Sebagai mahasiswa itu sendiri, kampus adalah rumah kedua kita, tempat kita menimba ilmu dan membentuk mimpi-mimpi yang lama kita bangun. Namun, bayang-bayang kekerasan seksual yang mencuat di UINSU baru-baru ini merobek rasa aman yang seharusnya kita rasakan. Sebagai kader (Himpunan Mahasiswa Islam) HMI, sepatutnya kita tidak bisa tinggal diam. Dalam tulisan ini saya, Ajeng Febrian Surbakti ingin mengulas sedikit lewat teropong kader HMI. Perlu diketahui benang kusut permasalahan ini merupakan tanggung jawab moral kita bersama, bukan hanya sebagai individu, tetapi sebagai bagian dari gerakan mahasiswa yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.      Dari sudut pandang mahasiswa, salah satu akar masalah yang paling terasa adalah kurangnya ruang aman dan mekanisme pelaporan yang efektif. D...

Memaknai Pilihan dalam Proses Ber-HMI : Refleksi Intelektual dan Tanggung Jawab Sosial Kader HMI

Oleh: Dimas Septiadi  Memilih untuk berproses di Himpunan Mahasiswa Islam sering kali terlihat sederhana dari luar, padahal di dalamnya ada keputusan yang tidak ringan. Banyak yang datang karena ajakan teman, karena penasaran, atau sekadar ingin mencoba. Tapi di titik tertentu, semua itu akan diuji. Apakah tetap bertahan, atau perlahan menjauh karena merasa tidak menemukan makna. Di sisi lain, ada hal yang sering tidak disadari sejak awal yaitu kepekaan sosial. Semakin lama berproses, semakin terasa bahwa apa yang dipelajari tidak cukup untuk diri sendiri. Ada realitas di luar yang tidak bisa diabaikan. Ada persoalan masyarakat yang menuntut kepedulian. Ini sejalan dengan nilai dalam Al-Qur’an, khususnya dalam Surat Al-Ma’idah ayat 2 yang mengingatkan untuk saling tolong menolong dalam kebaikan dan ketakwaan, bukan dalam keburukan. Dari sini, pelan-pelan tumbuh kesadaran bahwa ilmu itu seharusnya membawa manfaat, bukan hanya kepuasan pribadi. Ber-HMI pelan pelan mengubah cara seseo...

HMI ANTARA KEKUASAAN INTELEKTUAL ATAU DEGRADASI INTEGRITAS

HMI ANTARA KEKUASAAN INTELEKTUAL ATAU DEGRADASI INTEGRITAS Oleh: Rizky Nanda Pratama Sebelum kita melangkah lebih jauh dalam pembahasan ini, ada baiknya kita menilik kembali sejarah Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Apa sebenarnya HMI? Mengapa organisasi ini didirikan, dan apa alasan keberadaannya masih dipertahankan hingga kini? Memahami sejarah dan tujuan HMI sangat penting agar setiap kader dapat menyerap pesan yang terkandung di dalamnya. Tanpa pemahaman yang utuh, ada risiko bahwa kader tidak akan terlibat aktif dalam perjuangan untuk mewujudkan misi HMI. Dampaknya bisa beragam: misi yang berbunyi “terbinanya insan akademik, pencipta, dan pengabdi yang bernafaskan Islam serta bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhai Allah Subhanahu wa Ta’ala” dapat dianggap sebagai sekadar susunan kata tanpa makna, bahkan dapat dianggap sepele sehingga tidak layak untuk diperjuangkan. Oleh karena itu, memahami HMI secara menyeluruh, termasuk motivasi di balik pendirian...